Cara Mendeteksi Kanker Stadium Awal

Sudah bukan rahasia lagi bahwa setiap mnusia memang takut dengan namanya penyakit kanker, secara umum kanker bisa terjadi pada tubuh manusia kapan saja, karena pada dasarnya setiap manusia yang terlahir di dunia sudah memiliki sel kanker di dalamnya, dan jika manusia tersebut tidak memiliki hidup yang sehat bisa jadi sel kanker yang sudah ada di dalam tubuh tersebut menyebar dan menyerang salah satu anggota tubuh manusia, yang pada akhirnya tumbuh menjadi tumor ganas yang semakin hari semakin parah. Berbicara tentang penyakit kanker pada umumnya banyak orang yang tidak mengira bahwa mereka mengidap penaykit kanker karena dari beberapa jenis penyakit kanker di antaranya memiliki gejala yang tidak serius pada stadium awalnya seperti kanker kulit dan kanker nasofaring atau kanker tenggorokan. Untuk itu pada kesempatan kali ini akan di jelaskan mengenai cara mendeteksi kanker stadium awal.

Jika ada sesuatu yang aneh pada tubuh anda, ada kiranya anda memeriksakan diri pada RS untuk mengetahui apakah ada masalah yang serius pada tubuh anda, dan jika memang gejala tersebut memicu terjadinya penyakit kanker, pastinya para medis akan melakukan banyak cara untuk mendeteksi kanker pada tubuh Anda. Dan berikut ini adalah cara mendeteksi kanker stadium awal.

Mendeteksi Kanker dengan Scrining

Bisa dikatakan jika scrining menjadi salah satu cara mendeteksi kanker stadium awal paling utama, scrining ini bisa membantu untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dalam pengobatan kanker. Ada banyak macam dalam metode scrining ini tergantung dengan jenis kanker, entah itu kanker rahim, kanker vagina, kanker otak atau jenis kanker lainnya.  Dan macam-macam scrining ini terbgai menjadi 2 yaitu secrining invansif dan juga scrining non-invansif. Dalam tahap pertama para medis sebisa mungkin akan melakukan scrining non-invansif dan non radiasi seperti USG. Namun, jika scrining invansif ini tidak memiliki hasil yang maksimal dalam mendeteksi kanker akan di lakukan scrining invansif dan juga radiasi. semua ma

Tes darah

Tes darah menjadi slah satu cara untuk mendeteksi kanker stadium awal, meskipun pada cara ini mengakibatkan luka kecil, namun tidak memiliki efek samping yang serius. Tes darah ini berguna untuk menelusuri fungsi normal dari tiap-tiap organ dan sebagai tumor-marker, merupakan metode penunjang dalam mendeteksi kanker stadium awal, selain itu, juga bisa untuk memantau kekambuhan pada kanker. Cara mendeteksi kanker ini sering digunakan pada jenis kanker prostat, kanker paru-paru, kanker rahim, kanker usus besar dan banyak lagi lainnya.

X-ray

X-ray pada dasarnya masuk dalam cara mendeteksi kanker non-invansif. Foto X-ray ini cukup memiliki hasil yang akurat namun sinar radiasi yang tinggi mampu menyakiti tubuh pasiaen. Cara mendeteksi kanker yang satu ini sering di lakukan pada jenis kanker yang mnyerang dada seperti kanker paru-paru, dan juga kanker payudara. Perlu anda ingat cara X-ray ini ini tidak cocok dilakukan pada anak-anak, ibu hamil muda karena efek samping yang di timbulkan cukup memiliki rasa sakit pada tubuh yang terkena radiasi.

Pap Smear

Pap smear merupakan cara mendeteksi kanker yang tidak memiliki rasa sakit, tidak ada efek samping, dan yang terpenting keakuratannya lebih terjamin. Bisa di katakan jika pap smear ini erupakan metode utama dalam skrining kanker serviks.

Endoskopi

Selain pap smear, endoskopi juga mencajdi cara untuk mendeteksi kanker yang memiliki hasil sangat akurat, dengan metode kinerja yang langsung memahami bentuk tumor, penyebaran, tingkat keganasan, dll. Endoskopi yang sering digunakan terdapat esophagoscopy, gastroskopi dan kolonoskopi.